
Semangat menjadi intelektual progresif senantiasa digaungkan dalam setiap jenjang perkaderan IMM, mulai dari Darul Arqam Dasar (DAD) hingga tingkat lanjut. Visi ini selaras dengan jargon IMM: “Anggun dalam Moral, Unggul dalam Intelektual,” yang menekankan keseimbangan antara kesalehan spiritual dan kecerdasan berpikir.
Jejak Pers – Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Riyan Betra Delza, M.Psi., hadir memberikan materi keempat bertajuk “Menjadi Intelektual Progresif Bersama IMM” dalam rangkaian kegiatan Ngumbara 2025 Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (Umbara).
Dalam pemaparannya, Riyan menekankan komitmen IMM untuk mencetak kader-kader yang tidak hanya unggul secara moral, tetapi juga progresif secara intelektual. Gerakan ini, menurutnya, adalah jawaban atas tantangan zaman yang semakin kompleks, yang menuntut mahasiswa menjadi agen perubahan yang kritis, solutif, dan visioner.
Semangat menjadi intelektual progresif senantiasa digaungkan dalam setiap jenjang perkaderan IMM, mulai dari Darul Arqam Dasar (DAD) hingga tingkat lanjut. Visi ini selaras dengan jargon IMM: “Anggun dalam Moral, Unggul dalam Intelektual,” yang menekankan keseimbangan antara kesalehan spiritual dan kecerdasan berpikir.
Riyan juga menegaskan pentingnya daya juang dan kesiapan menghadapi tantangan dengan menyinggung falsafah perjuangan, “Logika tanpa logistik sama dengan anarkis. Logistik memang tidak bisa memenangkan pertempuran, tetapi tanpa logistik, pertempuran mustahil dimenangkan,” ujarnya.
Dengan demikian, mahasiswa Umbara didorong untuk tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, ketangguhan, serta komitmen moral yang kuat. IMM hadir sebagai wadah pembinaan yang konsisten melahirkan generasi intelektual progresif yang siap memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.

